Kepulauan Yapen — Gedung Sekolah Minggu Jemaat Baitania di Kampung Artaneng kini mendapat tambahan fasilitas. Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, menyerahkan 30 kursi untuk menunjang aktivitas anak-anak Sekolah Minggu, Selasa (8/9/2026).
Bantuan tersebut menjadi bagian dari perhatian Ebzon terhadap pembinaan anak-anak sebagai generasi penerus di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Kursi-kursi itu akan digunakan untuk melengkapi gedung Sekolah Minggu yang sebelumnya dibangun melalui gotong royong jemaat dan panitia pembangunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi Ebzon, kebutuhan fasilitas bagi anak-anak tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, ruang yang nyaman menjadi salah satu penunjang anak-anak dalam beribadah, belajar, dan bertumbuh dalam iman.
“Beberapa waktu lalu saya datang ke tempat ini dan melihat secara langsung kondisi serta kebutuhan yang ada. Gedung Sekolah Minggu sudah dibangun, tetapi masih membutuhkan fasilitas pendukung, khususnya kursi untuk anak-anak,” kata Ebzon.
Bantuan tersebut belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan Jemaat Baitania.
Sebelumnya, pihak jemaat mengusulkan sebanyak 60 kursi. Namun, untuk tahap awal, baru 30 kursi yang dapat direalisasikan.
“Hari ini kita baru bisa membantu 30 kursi terlebih dahulu. Untuk kekurangan 30 kursi lainnya, kita akan berupaya agar dapat dipenuhi dan disalurkan pada kesempatan berikutnya,” ujar Ebzon.
Meski jumlahnya belum sesuai kebutuhan, Ebzon menegaskan bahwa yang paling penting adalah manfaat bantuan tersebut bagi anak-anak.
Ia berharap kursi yang diberikan dapat membuat kegiatan Sekolah Minggu berlangsung lebih nyaman dan mendukung proses pembinaan iman anak-anak.
“Anak-anak Sekolah Minggu adalah bagian penting dari masa depan gereja, keluarga, masyarakat, dan daerah kita. Karena itu, mereka perlu mendapatkan tempat yang nyaman untuk belajar, beribadah, mendengarkan firman Tuhan, dan bertumbuh dalam iman,” jelasnya.
Ebzon juga mengapresiasi kerja keras panitia pembangunan dan seluruh jemaat yang telah bergotong royong membangun gedung Sekolah Minggu.
Menurutnya, pembangunan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kepada anak-anak tidak hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua orang, tetapi lahir dari kepedulian bersama.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pengasuh Sekolah Minggu yang secara konsisten mendampingi anak-anak dalam pembinaan iman sejak usia dini.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Lukas Maniambo, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Ketua DPRK Kepulauan Yapen.
Menurut Lukas, tambahan 30 kursi tersebut sangat membantu panitia dalam melengkapi fasilitas gedung yang telah dibangun.
Ia berharap dukungan tersebut dapat semakin memperkuat pelayanan Sekolah Minggu di Kampung Artaneng.
Bantuan itu pun diharapkan bukan sekadar menjadi tambahan fasilitas di dalam gedung, tetapi menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang yang lebih layak bagi anak-anak untuk beribadah, belajar, dan bertumbuh dalam iman.
Sebab, membangun masa depan Yapen tidak selalu dimulai dari proyek besar. Kadang, ia dimulai dari sebuah kursi tempat seorang anak duduk, mendengar firman Tuhan, dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik.












