Kepulauan Yapen, 4 September 2026 — Ada yang berbeda dalam kunjungan Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, ke Kampung Bareraipi, Distrik Teluk Ampimoi, Jumat (4/9).
Kali ini, Ebzon tak hanya datang membawa bantuan material. Ia ikut turun tangan memasang seng bersama warga untuk mempercepat pembangunan gedung gereja sementara GKI Jemaat Galilea Bareraipi, Klasis Yapen Timur.
Ebzon datang membawa tambahan 25 lembar seng beserta material pendukung pekerjaan. Bantuan tersebut melengkapi 50 lembar seng yang sebelumnya diserahkan pada 21 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Artinya, total 75 lembar seng telah diberikan untuk mendukung pembangunan gereja sementara tersebut.
Sesampainya di lokasi, seng yang dibawa langsung digunakan untuk melanjutkan pemasangan atap bangunan. Ebzon kemudian ikut bekerja bersama masyarakat Kampung Bareraipi.
Menariknya, dalam aksi gotong royong itu, masyarakat Kampung Arareni juga turut hadir membantu warga Bareraipi.
Bagi Ebzon, pembangunan rumah ibadah bukan semata-mata soal material. Ada kebersamaan yang harus dijaga agar pekerjaan bisa segera rampung.
“Kita datang kembali untuk melihat dan membantu pekerjaan yang ada di sini. Hari ini kita bersama-sama memasang seng supaya gedung gereja sementara ini bisa segera digunakan untuk beribadah,” ujar Ebzon.
Kunjungan tersebut menjadi lanjutan dari dukungan yang sebelumnya diberikan Ebzon kepada Panitia Pembangunan GKI Jemaat Galilea Bareraipi.
Jika pada kunjungan pertama bantuan diberikan berupa 50 lembar seng, kali ini tambahan 25 lembar seng dibawa sekaligus dengan material pendukung.
Namun, perhatian Ebzon tidak berhenti pada penyerahan bantuan.
Ia memilih berada di tengah masyarakat dan ikut mengerjakan pemasangan seng.
Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci dalam menyelesaikan pembangunan rumah ibadah.
“Yang paling penting adalah kebersamaan. Saya berharap panitia, jemaat, dan masyarakat terus bekerja bersama-sama sampai pekerjaan ini selesai,” katanya.
Ia berharap apa yang dilakukan bersama masyarakat dapat menjadi bagian dari pelayanan.
“Apa yang kita lakukan hari ini kiranya dapat menjadi bagian dari pelayanan dan untuk kemuliaan nama Tuhan,” lanjut Ebzon.
Pembangunan gereja sementara GKI Jemaat Galilea Bareraipi juga memperlihatkan kuatnya hubungan sosial antarkampung.
Masyarakat Kampung Arareni ikut datang membantu warga Bareraipi dalam pemasangan seng. Mereka bekerja bersama agar bangunan gereja tersebut bisa segera digunakan.
Keterlibatan warga dari kampung lain menjadi gambaran bahwa pembangunan rumah ibadah tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia dan jemaat, tetapi juga dapat dikerjakan secara bersama-sama.
Pemasangan seng diharapkan mempercepat proses penyelesaian gedung gereja sementara yang nantinya digunakan untuk kegiatan ibadah jemaat.
Bendahara Panitia Pembangunan Gereja, Enias Aroi, menyampaikan apresiasi kepada Ebzon Sembai dan keluarga atas bantuan serta perhatian yang diberikan kepada jemaat.
“Atas nama panitia dan jemaat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Ketua DPRK beserta keluarga. Tuhan kiranya selalu melindungi dan memberkati keluarga dalam setiap tugas dan pelayanan,” ujar Enias.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi energi tambahan bagi panitia dan jemaat untuk menyelesaikan pembangunan.
Lebih dari sekadar 75 lembar seng, kehadiran Ebzon bersama warga menjadi pesan bahwa pembangunan rumah ibadah juga membutuhkan kerja bersama.
Dari Bareraipi, semangat itu terlihat sederhana: datang, membantu, dan bekerja bersama hingga gereja bisa digunakan.













