Tiga Bulan Dampingi Balita dan Ibu, Ketua DPRK Yapen Akhiri Program Stunting di Kampung Papuma

- Editorial Team

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulauan Yapen — Pendampingan terhadap program pencegahan dan penanganan stunting di Kampung Papuma, Kabupaten Kepulauan Yapen, memasuki tahap akhir. Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, bersama istrinya kembali turun langsung ke kampung tersebut untuk melakukan kunjungan ketiga sekaligus kunjungan terakhir, Senin (7/9/2026).

Kunjungan itu menjadi penanda berakhirnya masa pendampingan dan intervensi bantuan gizi yang telah berlangsung selama tiga bulan.

Dalam program tersebut, terdapat satu balita dan dua ibu yang menjadi sasaran intervensi. Selama masa pendampingan, mereka memperoleh pemantauan serta bantuan gizi sebagai bagian dari upaya mencegah sekaligus menangani persoalan stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Ebzon, kunjungan terakhir bukan sekadar menutup rangkaian kegiatan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan kondisi masyarakat yang menjadi sasaran intervensi setelah mendapatkan pendampingan selama tiga bulan.

“Ini merupakan kunjungan kami yang ketiga sekaligus terakhir di Kampung Papuma, karena masa pendampingan yang ditetapkan sudah berlangsung selama tiga bulan. Selanjutnya, hasil dan perkembangan akan menjadi bahan evaluasi,” ujar Ebzon.

Ebzon menjelaskan, program pendampingan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut program pemerintah pusat yang pelaksanaannya diteruskan hingga ke daerah melalui dinas terkait.

Karena itu, seluruh perkembangan selama masa intervensi menjadi bagian penting yang perlu dicatat dan dievaluasi.

Data mengenai kondisi masyarakat sasaran selama tiga bulan pendampingan nantinya akan dikumpulkan untuk menjadi bahan evaluasi program. Evaluasi tersebut tidak berhenti pada tingkat daerah, tetapi selanjutnya menjadi bagian dari evaluasi pada tingkat nasional.

Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak. Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, keluarga, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan intervensi berjalan secara berkelanjutan.

“Penanganan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Hasil pemantauan selama tiga bulan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai perkembangan sasaran intervensi dan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata Ebzon.

Berakhirnya masa pendampingan langsung selama tiga bulan di Kampung Papuma bukan berarti perhatian terhadap persoalan kesehatan masyarakat ikut berhenti.

Justru, hasil dari proses tersebut menjadi pijakan untuk menentukan apakah diperlukan langkah lanjutan terhadap masyarakat yang sebelumnya menjadi sasaran intervensi.

Kunjungan ketiga Ebzon Sembai bersama istrinya sekaligus menandai selesainya rangkaian pendampingan langsung di Kampung Papuma.

Setelah itu, perkembangan satu balita dan dua ibu yang menjadi sasaran program akan masuk dalam tahapan evaluasi berikutnya, mulai dari tingkat daerah hingga menjadi bagian dari evaluasi program pada tingkat nasional.

Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi intervensi jangka pendek, tetapi mampu memberikan gambaran nyata mengenai kondisi masyarakat sekaligus menjadi dasar dalam menentukan kebijakan penanganan stunting ke depan.

Follow WhatsApp Channel terasweisiho.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Palang Jalan Trans Yapen Dawai Dibuka, Ketua DPRK Turun Tangan Cari Solusi
Balap Perahu 15 PK di Dawai, Ketua DPRK Yapen Ajak Pemuda Lestarikan Budaya Pesisir
Rp900 Juta Dana Otsus untuk Pasar Dawai, Ketua DPRK Yapen Cek Hasil Pembangunan
Hearing di Yapen Timur, Ketua DPRK Ebzon Sembai Serap Aspirasi Warga soal Jalan, Lapangan Kerja hingga Fasilitas Umum
Bukan Sekadar Kursi, Ketua DPRK Yapen Bawa Harapan untuk Anak-anak Sekolah Minggu di Artaneng
Bukan Sekadar Bawa Bantuan, Ketua DPRK Yapen Turun Pasang Seng Gereja di Bareraipi
Peduli Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai Serahkan 30 Sak Semen untuk Gereja GKI Hosana Konti-Unai
Tak Sekadar Teken MoU, KPU dan Kejari Kepulauan Yapen Bidik Tata Kelola Pemilu yang Lebih Tertib

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:28 WIT

Palang Jalan Trans Yapen Dawai Dibuka, Ketua DPRK Turun Tangan Cari Solusi

Kamis, 10 September 2026 - 12:31 WIT

Balap Perahu 15 PK di Dawai, Ketua DPRK Yapen Ajak Pemuda Lestarikan Budaya Pesisir

Kamis, 10 September 2026 - 12:09 WIT

Rp900 Juta Dana Otsus untuk Pasar Dawai, Ketua DPRK Yapen Cek Hasil Pembangunan

Kamis, 10 September 2026 - 11:48 WIT

Hearing di Yapen Timur, Ketua DPRK Ebzon Sembai Serap Aspirasi Warga soal Jalan, Lapangan Kerja hingga Fasilitas Umum

Selasa, 8 September 2026 - 14:15 WIT

Bukan Sekadar Kursi, Ketua DPRK Yapen Bawa Harapan untuk Anak-anak Sekolah Minggu di Artaneng

Berita Terbaru