Yapen – Ketua Sementara DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, bersama dua anggota DPRK, Fredrik Samber dan Mikha Runaweri, menghadiri Rapat Kerja Tim Pemekaran Persiapan Distrik Baru di Wilayah Yapen Timur, sekaligus meninjau lokasi yang telah disiapkan untuk pembangunan distrik baru. Pertemuan ini berlangsung di Balai Kampung Korombobi pada Selasa, 2 April 2025.

Dalam keterangan persnya, Ebzon Sembai menyatakan, “Kehadiran kami di sini untuk melihat secara langsung lokasi yang telah disiapkan untuk pemekaran distrik baru dan mendengar respon dari masyarakat sebagai tindak lanjut dari hasil musrenbang di tingkat distrik Yapen Timur.” Ia menegaskan bahwa dukungan masyarakat sangat tinggi, yang terlihat dari kesediaan keluarga besar Samber dan Kamawa untuk melepaskan sebidang tanah seluas 5 hektar untuk pembangunan kantor distrik baru dan fasilitas lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ebzon Sembai juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala Kampung, Bamuskam, Kepala Marga, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pemekaran distrik baru ini.
“Kami akan melaporkan kepada pemerintah daerah bahwa masyarakat sudah siap untuk menerima pemekaran distrik baru dari wilayah distrik Yapen Timur,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa pemekaran distrik baru di Yapen Timur merupakan janji politik yang diusungnya saat pemilihan legislatif tahun 2024.
“Hari ini kita harus tunaikan itu,” tegasnya di hadapan masyarakat saat meninjau lokasi.

Anggota DPRK dari Pengangkatan Wilayah Adat Suku Berbai, Mikha Runaweri, juga memberikan dukungan penuh.
“Distrik ini terbentuk untuk mengakhiri ketertinggalan, keterbelakangan, kebodohan, dan kemiskinan di sini,” ungkapnya.
Septinus Samber, Ketua Tim Pemekaran, mengucapkan terima kasih kepada Ebzon Sembai dan anggota DPRK yang hadir.
“Harapan kami agar Ketua Sementara DPRK dapat memperjuangkan penetapan wilayah kami secepatnya menjadi distrik baru di Yapen Timur,” katanya.
Dukungan juga datang dari kepala suku setempat, Dominggus Rundi, yang menyatakan syukur atas pemekaran ini. Ia berharap bahwa pemekaran distrik baru akan dipimpin oleh generasi muda setempat.
“Kami ingin merasakan kemerdekaan dan pemekaran ini dapat menjawab kesulitan kami selama ini,” harapnya.
Yahya Samber, Ketua III Peradilan Adat Suku Berbai, menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat.
“Kami yakin aspirasi ini tidak terbatas di sini, tetapi harus diperhatikan hingga ke pusat,” tegasnya.
Namun, masyarakat juga mengungkapkan keluhan mengenai akses jalan, jembatan, dan penerangan listrik yang belum terjawab. Mereka berharap Ketua Sementara DPRK dapat menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah daerah.

Hadir dalam rapat tersebut adalah Ketua Sementara DPRK Ebzon Sembai, Anggota DPRK Fredrik Samber, Mikha Runaweri, Kepala Distrik Yapen Timur Hegel Yawandare, serta Ketua III Dewan Adat Suku Berbai Yahya Samber, dan lima Kepala Kampung dari Korombobi, Wabompi, Wabo, Wainsupi, beserta tokoh adat, pemuda, perempuan, dan masyarakat yang turut hadir.










