KAROAIPI, KEPULAUAN YAPEN — Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah pesisir Teluk Ampimoi ditutup dengan kegiatan Eksibisi Balap Perahu Motor 15 PK yang berlangsung meriah di Kampung Karoaipi, Distrik Teluk Ampimoi, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari sejumlah wilayah, di antaranya Distrik Kepulauan Ambai, Distrik Teluk Ampimoi, Distrik Yapen Timur dan Distrik Nusawani. Kehadiran para peserta dan masyarakat dari berbagai wilayah turut menciptakan suasana kebersamaan dan semangat persaudaraan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, Anggota DPRK Kepulauan Yapen Fredik Samber, Kepala Kampung Karoaipi Frits Raunsai, serta Kepala Kampung Imboryawa Irvin Waromi. Sementara DPC KNPI Distrik Teluk Ampimoi menjadi penanggung jawab pelaksanaan kegiatan.

Dalam sambutannya, Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan atau hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan sekaligus melestarikan budaya bahari masyarakat pesisir.

Menurut Ebzon, masyarakat pesisir memiliki hubungan yang sangat erat dengan laut. Perahu dan kehidupan bahari merupakan bagian dari budaya yang telah diwariskan oleh para orang tua dan leluhur sehingga perlu terus dijaga dan diteruskan kepada generasi muda.
“Kita adalah orang pesisir, identik dengan laut. Karena itu budaya bahari ini perlu kita wariskan kepada generasi berikutnya. Orang tua akan pergi, tetapi budaya, perahu dan tradisi bahari harus tetap tinggal dan terus hidup,” ujar Ebzon.
Ia mengatakan, kegiatan balap perahu motor juga menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan hobi dan bakat sekaligus membangun sportivitas serta mempererat hubungan antarkampung dan antardistrik.
Ebzon juga mengungkapkan rasa syukur karena melalui kegiatan tersebut dirinya bersama rombongan dapat hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat pesisir Teluk Ampimoi.
“Kami berpikir bagaimana bisa datang dan bertemu langsung dengan masyarakat di sini. Karena itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk hadir bersama masyarakat, membangun kebersamaan dan merasakan langsung suasana masyarakat pesisir,” katanya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersyukur karena masih diberikan kesehatan, kekuatan dan kesempatan untuk berkumpul bersama.
“Yang paling penting bukan hanya lombanya. Kita bersyukur karena Tuhan masih menjaga, melindungi dan memelihara kita sehingga hari ini kita masih diberikan kesehatan dan bisa bertemu bersama,” tuturnya.
Dalam perlombaan tersebut, Juara I diraih perahu Yapamanai 03 atas nama Braen Fonataba.
Juara II diraih perahu Wadefai 02 atas nama Fredi Karubaba, disusul Juara III perahu Yapamanai 01 atas nama Waribo.
Sementara Juara IV diraih perahu LND 32 atas nama Jeck Fonataba.

Para pemenang mendapatkan uang pembinaan dan sembako sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.
Eksibisi balap perahu motor 15 PK ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai wadah pembinaan olahraga bahari, pengembangan potensi generasi muda, serta pelestarian budaya masyarakat pesisir di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, sekaligus menjadi momentum untuk terus menjaga budaya bahari sebagai bagian dari identitas masyarakat pesisir Yapen.










