Sinergi Pemkab dan DPRK Yapen Wujudkan APBD 2026 yang Lebih Berpihak pada Rakyat

- Editorial Team

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teras weisiho.com, Yapen — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen resmi menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun 2026. Penandatanganan tersebut berlangsung di Ruang Rapat DPRK Yapen pada Senin, 8 Desember 2025.

Bupati Kepulauan Yapen, Benymain Arisoy, S.E., M.Si, menyampaikan bahwa dokumen KUA-PPAS bukan sekadar persyaratan administratif, tetapi merupakan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRK untuk mendorong pembangunan yang terarah, berkelanjutan, dan berkeadilan.

“Hari ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah dan DPRK sepakat membangun, bukan hanya merencanakan. KUA-PPAS 2026 disusun dengan mempertimbangkan tantangan ekonomi, mutu pendidikan dan kesehatan, inflasi, kemiskinan, stunting, hingga transformasi digital pemerintahan,”ujar Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah untuk mengelola anggaran secara lebih kreatif dan fokus pada program yang berdampak langsung kepada masyarakat. Bupati juga memberikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRK atas pembahasan yang berlangsung konstruktif.

Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, S.Pi, dalam sambutannya menekankan bahwa KUA dan PPAS adalah dokumen strategis yang menjadi dasar penyusunan APBD 2026. Menurutnya, proses pembahasan bersama TAPD dan Badan Anggaran DPRK telah berjalan cermat dan sinergis.

“KUA-PPAS bukan hanya sekumpulan angka, tetapi visi, misi, serta prioritas pembangunan daerah. Penandatanganan hari ini menjadi simbol kuatnya komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan merata,” ujar Ebzon.

Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan anggaran dan mengajak masyarakat untuk mengawal pelaksanaan APBD 2026 agar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kepulauan Yapen.

Penandatanganan KUA-PPAS 2026 menjadi pijakan penting bagi pelaksanaan program pembangunan tahun 2026 dengan harapan mampu mendorong terwujudnya Yapen yang Berkeadilan, Unggul, dan Sejahtera.

Penulis : Hamsah

Editor : Tim Editor

Follow WhatsApp Channel terasweisiho.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seven Media Asia Gelar IPSEA 2026 di Bali, Apresiasi Inovasi dan Transformasi Digital Pelayanan Publik
Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Y. Sembai Raih Penghargaan Pemimpin Legislatif Terbaik Nasional di Bali
Ketua DPRK Kepulauan Yapen Turun Langsung Dampingi Program Nasional Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stanting ( GENTING ) di Yapen Barat
Lolos Uji BPOM, Depot Air Minum Weilu Serui Dipastikan Aman Dikonsumsi, Pemilik Apresiasi Dinas Kesehatan dan BBPOM Jayapura
Ketua DPRK Yapen Dukung Harmoni Budaya dan Ekonomi Kreatif sebagai Penggerak Pelestarian Budaya Lokal
Ketua DPRK Yapen: Pelantikan ASN Bukan Sekadar Rotasi Jabatan, tetapi Penguatan Pelayanan Publik
Resmi Dilantik Jadi Pj. Sekda Kepulauan Yapen, Cyfrianus Mambay Emban Misi Perkuat Pelayanan Publik
Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Ketua DPRK Yapen Tegaskan Dukungan Penuh untuk Polri

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:08 WIT

Seven Media Asia Gelar IPSEA 2026 di Bali, Apresiasi Inovasi dan Transformasi Digital Pelayanan Publik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:37 WIT

Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Y. Sembai Raih Penghargaan Pemimpin Legislatif Terbaik Nasional di Bali

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:54 WIT

Ketua DPRK Kepulauan Yapen Turun Langsung Dampingi Program Nasional Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stanting ( GENTING ) di Yapen Barat

Senin, 6 Juli 2026 - 15:45 WIT

Lolos Uji BPOM, Depot Air Minum Weilu Serui Dipastikan Aman Dikonsumsi, Pemilik Apresiasi Dinas Kesehatan dan BBPOM Jayapura

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIT

Ketua DPRK Yapen Dukung Harmoni Budaya dan Ekonomi Kreatif sebagai Penggerak Pelestarian Budaya Lokal

Berita Terbaru