Perusahaan Ilegal Diminta Tinggalkan Wilayah Adat Wapoga, DPRK Waropen Tegaskan PT Pipo Sah Beroperasi

- Editorial Team

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire (terasweisiho.com) – Gelombang protes masyarakat adat Wapoga dan wilayah sekitarnya terhadap aktivitas perusahaan tambang ilegal tanpa izin resmi semakin menguat. Perusahaan-perusahaan tersebut diminta segera hengkang dari areal tambang karena dinilai meresahkan dan berpotensi merusak lingkungan.

Sikap tegas itu mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRK Waropen Komisi A, Linus Dugupa, SH, yang secara terbuka meminta seluruh perusahaan tambang ilegal segera meninggalkan wilayah adat Wapoga dan sekitarnya.

“Saya tegaskan, perusahaan yang tidak memiliki izin resmi pemerintah dan persetujuan pemilik hak ulayat wajib segera keluar dari wilayah tambang,” tegas Dugupa, Jumat (12/12) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugupa mengungkapkan, dirinya menerima banyak laporan dan keluhan masyarakat dari Wapoga, Ular Merah, Daiwa, Karice, Hajuda, Tanah Merah hingga Walai terkait aktivitas tambang ilegal yang diduga kuat beroperasi tanpa izin.

Menurutnya, keberadaan perusahaan tanpa izin tersebut sangat meresahkan masyarakat adat karena berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, khususnya pencemaran air sungai yang menjadi sumber utama kebutuhan hidup masyarakat.

“Jika sungai tercemar limbah kimia, masyarakat akan menjadi korban langsung. Air sungai itu dipakai untuk minum, mandi, dan mencuci. Ini ancaman serius bagi kehidupan mereka ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dugupa menegaskan bahwa masyarakat adat telah melakukan musyawarah dan secara bulat menyepakati hanya satu perusahaan yang diizinkan beroperasi, yakni PT Pipo.

“PT Pipo dinilai memiliki itikad baik, peduli, dan aktif membantu masyarakat tanpa pamrih. Karena itu masyarakat dari Ular Merah hingga Walai sepakat menetapkan PT Pipo sebagai perusahaan yang sah beroperasi,” jelasnya.

Sementara itu, perusahaan lain—baik dari luar daerah maupun asing—yang beroperasi tanpa izin resmi dinilai telah merugikan masyarakat adat, merusak hak ulayat, serta berpotensi mencemari lingkungan dengan bahan kimia berbahaya.

Menutup pernyataannya, Dugupa menegaskan komitmennya bersama masyarakat adat untuk menjaga dan melindungi wilayah mereka.

“Sebagai anggota DPRK Waropen, saya berdiri bersama masyarakat adat. Perusahaan tanpa izin resmi wajib angkat kaki. Kami akan menjaga wilayah adat kami kapan pun,” pungkasnya.

Penulis : Jiro Nussy

Editor : Tim Editor

Follow WhatsApp Channel terasweisiho.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seven Media Asia Gelar IPSEA 2026 di Bali, Apresiasi Inovasi dan Transformasi Digital Pelayanan Publik
Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Y. Sembai Raih Penghargaan Pemimpin Legislatif Terbaik Nasional di Bali
Ketua DPRK Kepulauan Yapen Turun Langsung Dampingi Program Nasional Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stanting ( GENTING ) di Yapen Barat
Lolos Uji BPOM, Depot Air Minum Weilu Serui Dipastikan Aman Dikonsumsi, Pemilik Apresiasi Dinas Kesehatan dan BBPOM Jayapura
Ketua DPRK Yapen Dukung Harmoni Budaya dan Ekonomi Kreatif sebagai Penggerak Pelestarian Budaya Lokal
Ketua DPRK Yapen: Pelantikan ASN Bukan Sekadar Rotasi Jabatan, tetapi Penguatan Pelayanan Publik
Resmi Dilantik Jadi Pj. Sekda Kepulauan Yapen, Cyfrianus Mambay Emban Misi Perkuat Pelayanan Publik
Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Ketua DPRK Yapen Tegaskan Dukungan Penuh untuk Polri

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:08 WIT

Seven Media Asia Gelar IPSEA 2026 di Bali, Apresiasi Inovasi dan Transformasi Digital Pelayanan Publik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:37 WIT

Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Y. Sembai Raih Penghargaan Pemimpin Legislatif Terbaik Nasional di Bali

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:54 WIT

Ketua DPRK Kepulauan Yapen Turun Langsung Dampingi Program Nasional Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stanting ( GENTING ) di Yapen Barat

Senin, 6 Juli 2026 - 15:45 WIT

Lolos Uji BPOM, Depot Air Minum Weilu Serui Dipastikan Aman Dikonsumsi, Pemilik Apresiasi Dinas Kesehatan dan BBPOM Jayapura

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIT

Ketua DPRK Yapen Dukung Harmoni Budaya dan Ekonomi Kreatif sebagai Penggerak Pelestarian Budaya Lokal

Berita Terbaru