Terasweisih.com | Kepulauan Ambai – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Distrik Kepulauan Ambai digelar di ruang SD YPK Imanuel Ambai, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur pemerintah distrik dan kampung guna merumuskan kebutuhan pembangunan masyarakat secara partisipatif.

Anggota DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen dari Kelompok Khusus (Potsus), Isak Maniani, menegaskan bahwa seluruh hasil Musrenbang tidak boleh berhenti di tingkat distrik, tetapi harus dikawal hingga masuk dalam prioritas pembangunan tingkat kabupaten.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semua usulan yang telah disepakati bersama merupakan kebutuhan riil masyarakat. Tugas kami di DPRK adalah mengawal dan memperjuangkannya agar dapat terealisasi,” ujar Isak Maniani usai kegiatan.
Menurutnya, Distrik Kepulauan Ambai memiliki tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan. Karena itu, perencanaan pembangunan—terutama pada sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat—harus disusun secara matang, terukur, dan berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif para kepala kampung yang menyampaikan kondisi serta kebutuhan di wilayah masing-masing. Forum Musrenbang, kata dia, menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi sekaligus menyusun skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran.
“Kita ingin pembangunan di 13 kampung berjalan merata. Tidak boleh ada yang tertinggal. Semua harus merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Musrenbang Distrik Kepulauan Ambai berlangsung dalam suasana diskusi yang aktif dan konstruktif. Sejumlah program prioritas disepakati bersama untuk selanjutnya diteruskan dan dibahas pada Musrenbang tingkat Kabupaten Kepulauan Yapen, sebagai bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Penulis : Hamsah
Editor : Tim Editor








