Teras Weisiho.com | Serui – Suasana sore di kawasan Alun-Alun Trikora Serui tampak lebih hangat dari biasanya, Jumat (6/3/2026). Menjelang waktu berbuka puasa, Anggota DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, Usman Udu, bersama keluarganya turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.

Di tengah ramainya aktivitas warga, Usman Udu bersama keluarga berdiri di sisi jalan menyapa para pengendara, pejalan kaki, hingga warga yang melintas di sekitar alun-alun. Dengan senyum dan sapaan hangat, mereka menyerahkan satu per satu paket takjil sebagai hidangan sederhana untuk berbuka puasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan berbagi tersebut pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang tampak berhenti sejenak untuk menerima takjil, sementara sebagian lainnya menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan.
Menariknya, pembagian takjil tidak hanya ditujukan bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga kepada warga dari berbagai latar belakang agama yang melintas di lokasi tersebut. Momen ini menjadi gambaran nyata kebersamaan dan toleransi yang terus terjaga di tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.
Usman Udu mengatakan, kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada sesama, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
“Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan semua masyarakat, bukan hanya untuk umat Muslim, tetapi untuk siapa saja yang melintas. Ini juga sebagai bentuk kebersamaan kita sebagai masyarakat Yapen,” ujarnya.
Ia berharap semangat saling berbagi serta sikap saling menghargai antar umat beragama terus dipelihara, sehingga keharmonisan dan persaudaraan di tengah masyarakat Kepulauan Yapen tetap terjaga dengan baik.
Kegiatan sederhana namun penuh makna ini turut menambah kehangatan suasana Ramadan di Kota Serui. Selain menjadi momen berbagi berkah, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat yang dilayaninya.








