Kelompok Khusus DPRK Yapen Salurkan Aspirasi Warga Ansus ke Dinas PMK

- Editorial Team

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TerasWeisiho.com | Yapen — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen dari Kelompok Khusus melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin, 19 Januari 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas PMK dan bertujuan menindaklanjuti aspirasi masyarakat adat Kampung Ansus, Distrik Yapen Barat.

Kunjungan kerja ini dihadiri oleh sejumlah anggota DPRK Yapen dari Kelompok Khusus, yakni Mika Runaweri, Isak Maniani, dan Yulianus Aronggear. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Mika Runaweri selaku Wakil Ketua Kelompok Khusus DPRK Kepulauan Yapen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mika Runaweri menjelaskan bahwa kunjungan kerja ke Dinas PMK dilakukan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat adat Suku Wondei Wondawonawa yang bermukim di Kelurahan Ansus. Aspirasi utama yang disampaikan adalah keinginan masyarakat agar status Kelurahan Ansus dapat diubah menjadi kampung-kampung.

“Aspirasi ini muncul dari masyarakat adat sendiri. Mereka memiliki kerinduan agar wilayahnya dapat berstatus kampung sehingga memperoleh keadilan dalam pembangunan,” ujar Mika Runaweri.

Ia mengungkapkan, terdapat dua alasan utama yang melatarbelakangi aspirasi tersebut. Pertama, dari sisi kesamaan etnis, masyarakat Kelurahan Ansus berasal dari satu suku yang sama, yakni Suku Wondei Wondawonawa, sehingga secara sosial dan budaya bersifat homogen. Kedua, adanya kesenjangan dalam alokasi dana pembangunan.

Menurutnya, kampung-kampung di Distrik Yapen Barat menerima alokasi dana kampung yang bersumber dari transfer pemerintah pusat, sementara kelurahan tidak memperoleh alokasi dana serupa. Kondisi ini menyebabkan masyarakat adat di Kelurahan Ansus merasakan adanya ketidakadilan dan kesenjangan sosial.

Sebelumnya, Kelompok Khusus DPRK Kepulauan Yapen telah menyerap aspirasi tersebut melalui kunjungan kerja langsung ke Kelurahan Ansus yang difasilitasi oleh Dewan Adat Suku Wondei Wondawonawa. Aspirasi itu kemudian dibawa dan dibahas dalam pertemuan dengan Dinas PMK Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam pertemuan tersebut, anggota DPRK Kelompok Khusus bertemu dengan Kepala Dinas PMK dan pejabat terkait untuk mendiskusikan aspirasi masyarakat serta langkah-langkah yang dapat ditempuh ke depan. DPRK juga menerima penjelasan lengkap mengenai prosedur dan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait pemekaran desa/kampung serta perubahan status kelurahan menjadi kampung atau sebaliknya.

“Informasi yang kami terima akan kami bahas kembali di internal Kelompok Khusus DPRK dan ditindaklanjuti secara bertahap. Sebagai lembaga legislatif, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar aspirasi ini dapat diproses sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Mika Runaweri juga menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya Suku Wondei Wondawonawa di Kelurahan Ansus, agar tetap proaktif dan bersabar. Ia menegaskan bahwa perubahan status wilayah memerlukan proses, tahapan, serta waktu sesuai ketentuan perundang-undangan.

Diharapkan, melalui proses yang berjalan, perubahan status Kelurahan Ansus menjadi kampung-kampung dapat terwujud demi meningkatkan kesejahteraan dan keadilan pembangunan bagi masyarakat adat di Distrik Yapen Barat pada masa mendatang.

Facebook Comments Box

Penulis : Hamsah

Editor : Tim Editor

Follow WhatsApp Channel terasweisiho.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perang Telah Usai, Ancaman Masih Tersisa: Refleksi HMI Cabang Biak atas Tragedi Bom di Yenures
“Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Tinjau Kembali SK Caretaker KNPI Biak Numfor Yang Telah Berakhir”
Reses di Korombobi, Ketua DPRK Yapen Pastikan Aspirasi Masyarakat Tidak Sekadar Janji
Ebzon Sembai Bangga Batik Saireri Karya Mama Papua Tampil Unik dan Mendunia
DPRK Yapen Ikuti Bintek di Jakarta, Perkuat Kompetensi Wujudkan Pemerintahan Bersih
DPRK Yapen Bahas RTRW 2026-2046, Trison Ayomi Tekankan Perlindungan Hak Ulayat Adat
DPRK Yapen Soroti 28 Jabatan Masih PLT Saat Bahas LKPJ Bupati 2025, RSUD Serui Ikut Disorot
Motivasi Ketua DPRK Yapen untuk Lulusan Dawai: Jangan Takut Hadapi Tantangan Perubahan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:28 WIT

Perang Telah Usai, Ancaman Masih Tersisa: Refleksi HMI Cabang Biak atas Tragedi Bom di Yenures

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:34 WIT

“Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Tinjau Kembali SK Caretaker KNPI Biak Numfor Yang Telah Berakhir”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIT

Reses di Korombobi, Ketua DPRK Yapen Pastikan Aspirasi Masyarakat Tidak Sekadar Janji

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:52 WIT

Ebzon Sembai Bangga Batik Saireri Karya Mama Papua Tampil Unik dan Mendunia

Senin, 27 April 2026 - 11:30 WIT

DPRK Yapen Ikuti Bintek di Jakarta, Perkuat Kompetensi Wujudkan Pemerintahan Bersih

Berita Terbaru