Teras Weisiho, Yapen – Suara musik tradisional di bunyikan dan lantunan nyanyian tradisional Suku Ampari menggema di Kampung Waita, Distrik Teluk Ampimoi, Selasa (09/09/2025). Dengan langkah penuh khidmat, Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, S.Pi, memasuki lokasi peresmian pasar tradisional. Penyambutan adat berupa tarian injak piring dan injak parang menjadikan suasana kian sakral, seolah menyambut kedatangan seorang panglima perang.

Kehadiran Ebzon Sembai bersama Anggota DPRK Rian Hendrik dan Plt. Kepala Disperindag Alwi Masse bukan sekadar seremonial. Pembangunan pasar tradisional yang diresmikan hari itu merupakan bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat kampung.
“Ini fakta yang tak bisa kita pungkiri. Dana desa dipakai sesuai kebutuhan masyarakat, dan hasilnya nyata berupa pasar tradisional,” tegas Ebzon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga memberikan apresiasi kepada Kepala Kampung Waita yang dinilai berhasil mengelola dana desa dengan tepat sasaran, sehingga pembangunan pasar bisa terwujud.

Dengan berdirinya pasar tersebut, warga Kampung Waita dan sekitarnya kini memiliki pusat ekonomi baru. Lebih dari sekadar tempat jual beli, pasar ini diharapkan menjadi ruang interaksi sosial, memperkuat ikatan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Distrik Teluk Ampimoi








