Fraksi NasDem DPRK Yapen Soroti Temuan BPK dan Minta Pemda Perbaiki Tata Kelola Keuangan

- Editorial Team

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teras Weisiho, SERUI – Fraksi Partai NasDem DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen menyampaikan pandangan umum dalam Rapat Paripurna III DPRK Tahun 2025, Selasa 19/08/2025 Pandangan tersebut menyoroti tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2024 serta pembahasan Raperda RPJMD 2025–2029.

Dalam pandangannya, juru bicara Fraksi NasDem, Rian Hendrik, mengungkapkan adanya sejumlah persoalan dalam penganggaran dan realisasi belanja daerah. Dari total belanja Rp1,29 triliun yang dianggarkan pada 2024, realisasi hanya mencapai Rp1,15 triliun atau sekitar 89,2 persen. Namun, BPK menemukan berbagai kekeliruan, mulai dari belanja hibah, bansos, hingga belanja modal peralatan, gedung, dan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NasDem menilai persoalan ini muncul karena Tim Anggaran Pemerintah Daerah tidak cermat dalam mengevaluasi usulan anggaran OPD. Fraksi juga menyinggung kelemahan sistem pengendalian internal yang berdampak pada kelebihan pembayaran, kekurangan volume pekerjaan di beberapa dinas, hingga pendapatan asli daerah (PAD) yang tidak mencapai target.

“Fraksi NasDem meminta pemerintah daerah segera menindaklanjuti rekomendasi BPK, memperkuat pengawasan internal, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan aset dan keuangan daerah,” tegas Rian.

Selain itu, Fraksi NasDem memberikan catatan terkait pengelolaan hibah dan bansos yang dinilai masih bermasalah. Dari data, tercatat dana BOS Rp4,4 miliar belum dipertanggungjawabkan, 1.334 penerima bansos sebesar Rp7,05 miliar belum menyampaikan laporan penggunaan, serta belanja hibah pada empat OPD senilai Rp9,5 miliar belum dipertanggungjawabkan.

Dalam kesempatan itu, NasDem juga menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Bupati Yapen terkait pendidikan gratis dan larangan pungutan biaya sekolah tahun ajaran 2025/2026. Fraksi berharap Pemda lebih cermat dalam menyusun perencanaan dan sinkronisasi pembangunan berdasarkan RPJMD, RKPD, KUA-PPAS, hingga APBD sesuai regulasi yang berlaku.

Sebagai penutup, Fraksi NasDem menyatakan menerima dan menyetujui Raperda Laporan Keuangan Daerah Tahun 2024 serta Raperda RPJMD 2025–2029 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Pandangan tersebut akan ditanggapi langsung oleh Bupati Benyamin Arisoy pada Pleno III yang dijadwalkan Rabu pukul 09.00 WIT.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel terasweisiho.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ebzon Sembai Bangga Batik Saireri Karya Mama Papua Tampil Unik dan Mendunia
DPRK Yapen Ikuti Bintek di Jakarta, Perkuat Kompetensi Wujudkan Pemerintahan Bersih
DPRK Yapen Bahas RTRW 2026-2046, Trison Ayomi Tekankan Perlindungan Hak Ulayat Adat
DPRK Yapen Soroti 28 Jabatan Masih PLT Saat Bahas LKPJ Bupati 2025, RSUD Serui Ikut Disorot
Motivasi Ketua DPRK Yapen untuk Lulusan Dawai: Jangan Takut Hadapi Tantangan Perubahan
Kita Telah Dilepaskan dari Dosa’ Pesan Kuat Ketua DPRK Yapen di Karnaval Paskah 2026
Pelantikan KNPI Yapen Berjalan Sukses, Ebzon Sembai Tekankan Peran Pemuda sebagai Agen Perubahan
Ebzon Sembai Angkat Bicara Usai Pemilihan KNPI: Dari Yapen Lahir Pemimpin Masa Depan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:52 WIT

Ebzon Sembai Bangga Batik Saireri Karya Mama Papua Tampil Unik dan Mendunia

Senin, 27 April 2026 - 11:30 WIT

DPRK Yapen Ikuti Bintek di Jakarta, Perkuat Kompetensi Wujudkan Pemerintahan Bersih

Kamis, 23 April 2026 - 11:47 WIT

DPRK Yapen Bahas RTRW 2026-2046, Trison Ayomi Tekankan Perlindungan Hak Ulayat Adat

Kamis, 23 April 2026 - 11:42 WIT

DPRK Yapen Soroti 28 Jabatan Masih PLT Saat Bahas LKPJ Bupati 2025, RSUD Serui Ikut Disorot

Sabtu, 4 April 2026 - 11:36 WIT

Motivasi Ketua DPRK Yapen untuk Lulusan Dawai: Jangan Takut Hadapi Tantangan Perubahan

Berita Terbaru