Rayakan HUT ke-42, Ketua DPRK Yapen Gelar Waa Defai Cup 2 untuk Lestarikan Budaya dan Dongkrak PAD Daerah

- Editorial Team

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serui, 10 Juni 2026 – Perayaan ulang tahun ke-42 Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, tahun ini akan dikemas dengan cara yang berbeda. Melalui ajang Waa Defai Cup 2 yang digelar di Kampung Turu pada 11 Juni 2026, masyarakat diajak tidak hanya menikmati hiburan dan olahraga, tetapi juga bersama-sama menjaga budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan yang terbuka untuk umum tersebut akan menghadirkan tiga cabang perlombaan, yakni lomba mancing, lomba balap perahu motor 15 PK, dan lomba dayung perahu cege. Ketiga perlombaan ini dipilih karena memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat pesisir Kepulauan Yapen yang sejak lama bergantung pada laut sebagai sumber kehidupan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Ebzon Sembai, Waa Defai Cup  bukan sekadar agenda untuk merayakan pertambahan usia. Di balik kegiatan itu, tersimpan harapan agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

“Ini bukan hanya untuk memeriahkan hari ulang tahun saya. Yang paling penting adalah bagaimana budaya kita tetap terjaga dan tidak hilang. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin masyarakat, khususnya anak-anak muda, tetap mengenal tradisi yang menjadi identitas daerah kita,” ujar Ebzon Sembai.

Menurutnya, sejumlah perlombaan yang digelar merupakan bagian dari budaya masyarakat pesisir yang perlu terus diperkenalkan dan dipertahankan. Jika tidak dirawat sejak sekarang, bukan tidak mungkin tradisi-tradisi tersebut perlahan akan ditinggalkan oleh generasi berikutnya.

menurut Ebzon, menyatukan masyarakat melalui Olahraga dan Tradisi pada Waa Defai Cup2 diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai kampung di Kepulauan Yapen. Selain berkompetisi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan warga dalam suasana penuh kegembiraan.

Lomba mancing diperkirakan akan menjadi favorit para pecinta olahraga memancing. Sementara balap perahu motor 15 PK dipastikan menghadirkan adu kecepatan yang memacu adrenalin para peserta di atas perairan Kampung Turu.

Tak kalah menarik, lomba dayung perahu cege akan menjadi simbol kuat pelestarian budaya lokal. Perahu cege yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir akan kembali hadir sebagai sarana kompetisi sekaligus pengingat akan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Selain membawa semangat pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran peserta dan pengunjung diperkirakan akan meningkatkan aktivitas perdagangan dan usaha kecil di lokasi kegiatan.

Ebzon menjelaskan bahwa penjualan karcis dalam kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita ingin kegiatan ini memberikan manfaat yang lebih luas. Selain hiburan dan pelestarian budaya, kita juga berharap dapat membantu meningkatkan pendapatan daerah melalui karcis yang dijual dalam kegiatan ini,” katanya.

Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya dilakukan melalui program pemerintah, tetapi juga dapat didukung melalui kegiatan masyarakat yang mampu menggerakkan ekonomi lokal dan menarik partisipasi publik.

Dengan menggabungkan unsur olahraga, budaya, dan pemberdayaan ekonomi, Waa Defai Cup diharapkan menjadi momentum yang membawa manfaat bagi banyak pihak.

Di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa budaya lokal tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat. Melalui semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi, Waa Defai Cup diharapkan tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun, tetapi juga menjadi perayaan identitas dan kebanggaan masyarakat Kepulauan Yapen.

Facebook Comments Box

Penulis : Ronald Tabamolu

Editor : Tim Editor

Follow WhatsApp Channel terasweisiho.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perang Telah Usai, Ancaman Masih Tersisa: Refleksi HMI Cabang Biak atas Tragedi Bom di Yenures
“Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Tinjau Kembali SK Caretaker KNPI Biak Numfor Yang Telah Berakhir”
Reses di Korombobi, Ketua DPRK Yapen Pastikan Aspirasi Masyarakat Tidak Sekadar Janji
Ebzon Sembai Bangga Batik Saireri Karya Mama Papua Tampil Unik dan Mendunia
DPRK Yapen Ikuti Bintek di Jakarta, Perkuat Kompetensi Wujudkan Pemerintahan Bersih
DPRK Yapen Bahas RTRW 2026-2046, Trison Ayomi Tekankan Perlindungan Hak Ulayat Adat
DPRK Yapen Soroti 28 Jabatan Masih PLT Saat Bahas LKPJ Bupati 2025, RSUD Serui Ikut Disorot
Motivasi Ketua DPRK Yapen untuk Lulusan Dawai: Jangan Takut Hadapi Tantangan Perubahan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:08 WIT

Rayakan HUT ke-42, Ketua DPRK Yapen Gelar Waa Defai Cup 2 untuk Lestarikan Budaya dan Dongkrak PAD Daerah

Senin, 1 Juni 2026 - 23:28 WIT

Perang Telah Usai, Ancaman Masih Tersisa: Refleksi HMI Cabang Biak atas Tragedi Bom di Yenures

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:34 WIT

“Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Tinjau Kembali SK Caretaker KNPI Biak Numfor Yang Telah Berakhir”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIT

Reses di Korombobi, Ketua DPRK Yapen Pastikan Aspirasi Masyarakat Tidak Sekadar Janji

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:52 WIT

Ebzon Sembai Bangga Batik Saireri Karya Mama Papua Tampil Unik dan Mendunia

Berita Terbaru