Yapen – Komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kepulauan Yapen terus ditunjukkan Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Y. Sembai. Bersama sang istri, Adomina Elisabet Maniani, ia resmi menjadi orang tua asuh bagi tiga penerima manfaat Program Gerakan Orang Tua Asuh ( Genting ) saat melakukan kunjungan ke Kampung Papuma, Distrik Yapen Barat, Selasa (7/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Nasional yang digagas sebagai upaya mempercepat penurunan angka stunting melalui pendampingan kepada ibu hamil dan ibu menyusui yang membutuhkan perhatian khusus terhadap pemenuhan gizi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan itu, Ebzon Sembai didampingi Kepala Distrik Yapen Barat yang sedang menjalankan tugas perdananya. Kehadiran rombongan disambut pemerintah kampung, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat Kampung Papuma.

Melalui program tersebut, Ebzon Sembai bersama istrinya mendapat amanah menjadi orang tua asuh bagi tiga penerima manfaat yang terdiri atas dua ibu menyusui dan satu ibu hamil.
Selama tiga bulan ke depan, ketiga penerima manfaat akan memperoleh pendampingan secara berkala sekaligus bantuan pemenuhan gizi berupa telur, susu, kacang hijau, gula, serta bahan pangan bergizi lainnya. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan rekomendasi tenaga kesehatan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan anak sebagai langkah nyata mencegah stunting dan gizi buruk.
“Pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dibutuhkan kepedulian, kerja sama, dan pendampingan yang berkelanjutan agar ibu hamil dan anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang cukup sehingga dapat tumbuh sehat dan berkualitas,” ujar Ebzon Sembai.
Ia menjelaskan, Program Orang Tua Asuh merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga usia dini.

Ebzon juga mengajak seluruh tenaga kesehatan, pemerintah distrik, pemerintah kampung, serta kader kesehatan untuk terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap para penerima manfaat agar bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak positif terhadap penurunan angka stunting.
“Kami berharap seluruh pihak dapat terus bersinergi mendampingi para penerima manfaat. Dengan pengawasan dan pendampingan yang baik, program ini akan memberikan hasil yang maksimal bagi kesehatan ibu dan anak,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari perubahan pola hidup sehat, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, serta keberhasilan melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting.
Melalui Program Orang Tua Asuh, Ketua DPRK Kepulauan Yapen menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai program kemasyarakatan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak. Ia berharap upaya tersebut menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi Kepulauan Yapen yang sehat, cerdas, produktif, dan mampu menjadi penerus pembangunan daerah di masa depan.
Penulis : Ronald Tabamolu
Editor : Tim Editor










